Sunday, May 3, 2015

Setelah Proton, Hendropriyono Dekati Esemka Garap Mobnas




PT Adiperkasa Citra Lestari
PT Adiperkasa Citra Lestari


Jakarta - Perusahaan pimpinan AM Hendropriyono, PT Adiperkasa Citra Lestari dikabarkan tengah meminang Esemka. PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK) mengakui saat ini tengah melakukan pembicaraan serius dengan perusahaan Hendropriyono dan perusahaan lainnya baik dari dalam dan luar negeri untuk menggarap proyek mobil nasional. Sebelumnya, PT Adiperkasa yang didirikan oleh mantan Kepala BIN, AM Hendropriyono diketahui telah meneken nota kesepahaman kerjasama dengan Proton Holdings Bhd.

“Iya kami memang tengah melakukan pembicaraan dengan beberapa perusahaan baik dari dalam maupun luar negeri. Jumlahnya banyak, salah satunya perusahaan itu (PT Adiperkasa),” tutur Humas PT SMK Dwi Budhi Martono, saat dihubungi detikOto, Selasa (21/4/2015).

Budi mengaku tak hafal jumlah dan nama perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam kerjasama ini. Namun, salah satunya adalah BAIC Automotive Group dari Tiongkok.

“Jumlahnya banyak, saya enggak hafal. Dan saat ini pembicaraan masih terus terjadi,” ucapnya.

Kerja sama dengan beberapa perusahaan tersebut sifatnya bermacam-macam. Mulai dari bantuan teknis pembuatan suku cadang, pemasaran, hingga layanan purna jual.

“Soal nama perusahaan baru yang merupakan hasil kerjasama itu, sampai saat ini juga belum ditetapkan. Semuanya masih dalam tahap pembicaraan,” kata dia.

Menurutnya, semua yang terlibat dalam kerjasama ini berharap proses pembicaraan ini telah rampung pada tahun ini. “Ya secepatnya, kita harapkan sudah selesai. Kalau bisa tahun ini,” ujar pria yang akrab disapa Toto itu.

Sementara, menyinggung nota kesepahaman yang telah diteken PT Adiperkasa Citra Lestari dengan Proton Bhd beberapa waktu lalu, Toto mengaku tidak mengetahui persis apakah juga masuk ke dalam konsorsium proyek ini.

Dia menyebut sejauh yang dia ketahui, kerja sama antara PT Adiperkasa Citra Lestari dengan Proton Holdings Berhard Malaysia baru sebatas melakukan riset dan pengembangan. Lebih dari itu, kerja sama itu dievaluasi setiap enam bulan sejak disepakati.

Sedangkan, lanjut dia, pihaknya sudah memproduksi mobil secara massal. Jenis atau varian mobil yang dibuat pun beragam tergantung pemesanan. “Yang sudah berjalan produksinya itu sekitar 150 unit,” imbuhnya.

Sumber: detikOto (21 April 2015)

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.

Translate

Popular Posts

Google+ Followers

Video

Loading...